• image_03
      The Most Precise and Fast Protein/Nitrogen Automatic Analysis System

      Pembicara dalam seminar kami ini merupakan peneliti di Southeast Asian Food Food and Agriculture, Science and Technology Center Institut Pertanian Bogor (SEAFAST IPB) Prof. Dr. Nuri Andarwulan. […]

    • image_03
      Proximate Analysis According to AOAC, DIN, ISO, and EPA Methods

      PT. Gerhardt Indonesia bekerja sama dengan PT. Abadi Nusa Usaha Semesta menyelenggarakan seminar denga n tema: "Proximate Analysis According to AOAC, DIN, ISO, and EPA Methods" pada 29 September 2016 lalu di Ballroom 2 Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention, Medan. […]

    • image_03
      Gerhardt: Teknologi Analisis Proksimat Efisien

      Analisis proksimat merupakan metode kimia yang digunakan untuk menganalisis kandungan karbohidrat, protein, lemak, kadar air, kadar abu, dan serat pada pangan. […]

    • image_03
      Pengembangan Teknologi Analisis Proksimat untuk Efisiensi Kerja

      keamanan produk pangan merupakan jaminan kepercayaan konsumen. Selain itu, tren pangan menyehatkan juga memberikan tantangan bagi industri pangan untuk menyiptakan produk yang tidak hanya aman, namun juga memberikan manfaat bagi kesehatan. […]

    • image_03
      Meningkatkan Efisiensi Analisis Protein

      Mutu pengujian dalam suatu analisis dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satu faktor yang paling penting adalah kecepatan yang berkaitan dengan waktu. Di dalam pengerjaan di laboratorium dibutuhkan manajemen waktu yang efektif mengingat jumlah sampel yang semakin banyak. Hasil analisis dari laboratorium digunakan sebagai indikator penentu diterima tidaknya suatu bahan baku maupun bahan jadi sehingga dibutuhkan waktu yang cepat agar bahanbahan tersebut dapat segera dilakukan proses selanjutnya. […]

    • image_03
      Aman dan Efisien Analisis Serat dan Protein dengan Fibretherm dan Dumatherm

      Analisis serat di laboratorium dapat dibagi menjadi dua jenis yakni serat kasar (crude fiber) dan serat pangan (dietary fiber). Serat merupakan bagian tumbuhan yang dapat dimakan atau analog dengan karbohidrat yang tahan terhadap pencernaan dan absorpsi di dalam usus halus manusia dan mengalami fermentasi sebagaian atau seluruhnya di dalam usus besar. Komponen serat meliputi beberapa bagian seperti dinding sel, lignin, selulosa, dan hemiselulosa. Dalam industri, penggunaan dan pemanfaatan serat erat kaitannya dengan produk pakan. […]